Belut Itu Ikan atau Ular? Terungkap! Ini Jawaban Ilmiah & Klasifikasinya

Estimated read time 3 min read

Jakarta – Belut Itu Ikan atau Ular? Terungkap! Ini Jawaban Ilmiah & Klasifikasinya,

Siapa yang tak kenal belut? Hewan licin yang kerap ditemui di sawah atau perairan dangkal berlumpur ini sering bikin bingung.

Bentuknya panjang mirip ular, tapi hidupnya di air. Jadi, belut itu sebenarnya ikan atau ular, sih? Yuk, kita kupas tuntas jawabannya secara ilmiah!

Baca juga Dosen UIN Mataram Akui Cabuli Mahasiswi Bidikmisi di Asrama Kampus

Jadi, Ikan atau Ular?

Nah, buat yang masih bertanya-tanya, jawaban singkatnya: belut adalah ikan!

Meskipun penampilannya sekilas menipu bak ular, para ahli punya alasan kuat untuk mengklasifikasikannya sebagai ikan. Dikutip dari buku

“Budi Daya Belut dan Sidat” oleh B. Sarwono, belut adalah jenis ikan yang sangat unik.

Spesies baru belut moray ditemukan bersembunyi di muara sungai yang gelap di Indo-Pasifik Tengah. Tempat ia ditemukan menginspirasi peneliti menamainya Hades, Dewa Penguasa Dunia Bawah dalam mitologi Yunani.

Ciri Khas yang Mengecoh

Keunikan belut terletak pada adaptasi fisiknya. Ikan ini tidak memiliki sirip dada, punggung, dan dubur yang jelas seperti kebanyakan ikan.

Ketiga sirip tersebut telah berevolusi menjadi lipatan kulit tipis tanpa jari-jari sirip yang kaku.

Tubuhnya yang licin dan tanpa sisik juga menjadi ciri khasnya, berbeda dengan ular yang umumnya bersisik. Selain itu, belut juga tidak memiliki sirip perut. L

etak duburnya pun berada di bagian belakang tubuh, yang merupakan salah satu karakteristik ikan.

Belut merupakan penghuni setia perairan tawar yang berlumpur. Anda bisa menemukannya di tepian sungai, rawa-rawa, dan area persawahan.

Sepanjang hidupnya, dari kecil hingga dewasa, bahkan saat bertelur, belut akan menghabiskan waktunya di lingkungan akuatik ini.

Mengintip Klasifikasi Ilmiah Belut

Untuk lebih meyakinkan bahwa belut adalah ikan, mari kita simak klasifikasi ilmiahnya. Berdasarkan informasi dari buku

Super Lengkap Budidaya Belut” oleh Drs. Ruslan Roy, M.M., serta sumber taksonomi umum,

belut (khususnya belut sawah yang umum dikenal dengan nama ilmiah Monopterus albus) masuk dalam klasifikasi berikut:

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii (Ikan bersirip duri/ikan sejati)
Ordo : Synbranchiformes (Belut-belutan)
Famili : Synbranchidae (Suku belut-belutan)
Genus : Monopterus
Spesies : Monopterus albus (Belut sawah)

Dari klasifikasi di atas, sangat jelas terlihat bahwa belut memang termasuk dalam Kelas Actinopterygii, yang merupakan kelompok besar ikan.

Ordo Synbranchiformes sendiri secara spesifik mengelompokkan jenis-jenis ikan yang memiliki bentuk tubuh menyerupai belut.

Perbedaan Lain dengan Ular

Selain sistem pernapasan, belut dan ular memiliki perbedaan signifikan dalam hal reproduksi dan lingkungan hidup.

Belut bertelur di air, dan anak-anaknya hidup sebagai larva di perairan sebelum berkembang menjadi belut dewasa.

Sebaliknya, ular-tergantung spesiesnya-dapat bertelur atau melahirkan anak di daratan. Selain itu, belut tidak memiliki rahang

yang dapat melebar seperti ular, dan tubuhnya lebih fleksibel untuk bergerak di air.

Kesamaan fisik antara belut dan ular, seperti tubuh panjang dan gerakan yang meliuk, sering menimbulkan kebingungan. Selain itu,

kemampuan belut untuk bertahan di daratan dalam waktu singkat-karena kulitnya yang mampu menyerap oksigen-membuatnya tampak seperti hewan darat.

Namun, belut tetap bergantung pada lingkungan berair untuk hidup dan berkembang biak.

 

Sumber : detikinet

 

Anda Mungkin Juga Menyukainya

Lebih Banyak Dari Penulis

+ There are no comments

Add yours